Sampah Plastik Menghasilkan Jutaan Rupiah? Impossible!

Seakan tidak ada habisnya untuk di bicarakan, sampah masih menjadi permasalahan utama dalam lingkungan kita, terutama sampah plastik. Banyak yang belum menyadari dampak dari membuang sampah sembarangan. Akibatnya sungai-sungai tercemari dan banjir dimana-mana. Baru-baru ini, pemerintah sudah melakukan pengurangan penggunaan kantong plastik untuk mengurangi membludaknya sampah. Tetapi sebenarnya, ada hal lebih kreatif dalam mengurangi sampah bejenis plastik, yaitu dengan mendaur ulangnya dengan menjadikan sampah-sampah tersebut kerajinan kreatif yang bisa dijual. Salah satunya dengan memanfaatkan kreatifitas, sampah bisa dijadikan sebuah barang yang unik yang diminati oleh banyak orang. Misalnya di daur ulang menjadi tas yang cantik dan unik. Dengan cara kita bisa mengumpulkan sampah plastik sebanyak mungkin, kemudian dicuci sampai bersih dan di design sesuai dengan pola yang kita inginkan. Memanfaatkan Sampah Plastik Menurut salah satu narasumber dari detikcom, seorang ibu rumah tangga bernama Ibu Yanti, mendirikan sebuah komunitas bernama Trashion (Trash Fashion). Yang mana komunitas tersebut menjadi home industi yang menyulap sampah plastik menjadi macam-macam tas yang cantik. Hingga saat ini, Ibu Yanti sudah memiliki banyak pegawai dan bisa menghasilkan omset puluhan juta perbulannya. Bahkan ada yang lebih unik lagi, tas beliau lebih banyak diminati orang asing daripada masyarakat kita sendiri. Berdasarkan kisah diatas, bisa dijadikan sebuah kisah inspiratif yang bisa memacu kita untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan sampah disekitar kita. Maka dari itu, temukan ide kreatifmu dan let’s get more money berdasarkan hal yang awalnya dianggap sepele tetapi bisa menjadi luar biasa.
Tahukah Kamu? Karung Pasir Dapat Mencegah Banjir

Saat musim penghujan datang, sejumlah daerah di Indonesia masih terkena dampak banjir. Terutama daerah Jakarta, setiap hujan masih menjadi langganan kunjungan banjir dari tanggul yang bocor. Menurut sumber kompas.com bahwa Kepala Suku Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara telah melakukan beberapa upaya untuk mencegah datangnya air ke pemukiman warga, diantara dengan membuat tanggul dari karung pasir yang diharapkan dapat mengatasi penanggulan banjir dari tanggul yang jebol. Menurut Santo, sebagai Kepala Suku Sumber Daya Air (SDA) masing-masing kecamatan telah menyiapkan 1.000 karung pasir untuk menanggulangi datangnya banjir. Bahkan total karung pasir yang disiapkan kurang lebih 8.000 karung pasir. Beliau mengharapkan dengan adanya gotong royong dalam menyiapkan karung pasir ini, bisa mengurangi jebolnya tanggul dan mencegah datangnya air ke pemukiman warga sekitar. Berdasarkan fakta diatas, bisa jadikan sebuah solusi alternatif dalam menanggulangi sebuah bencana alam seperti banjir. Kita bisa lihat, dari selembar karung yang isi oleh pasir bisa menghasilkan manfaat yang luar biasa bagi kehidupan masyarakat. Maka dari itu, jangan pernah anggap remeh/kecil apapun itu, believe if everything has the own benefit. Peran Karung Pasir Sebagai Tanggul Alternatif Banjir merupakan bencana alam yang seringkali menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat, baik secara materiil maupun secara emosional. Di tengah meningkatnya intensitas banjir yang disebabkan oleh perubahan iklim dan faktor-faktor lainnya, diperlukan inovasi dalam upaya mitigasi bencana ini. Salah satu solusi yang muncul adalah pemanfaatan karung pasir sebagai tanggul alternatif. Karung pasir, bahan yang relatif murah dan mudah ditemukan, ternyata memiliki potensi besar dalam mencegah dan mengurangi dampak banjir. Dengan kemampuan menyerap air yang tinggi, karung pasir dapat dijadikan sebagai tanggul yang efektif untuk menahan air banjir. Pendekatan ini merupakan contoh nyata pemanfaatan sumber daya lokal dalam menghadapi tantangan lingkungan. Penerapan karung pasir sebagai tanggul dapat dilakukan dengan langkah-langkah sederhana namun efektif. Pertama, karung pasir disusun secara rapat dan padat di sepanjang tepi sungai atau daerah rawan banjir. Kemudian, karung-karung pasir ini dapat diikat bersama atau dipasang dalam kerangka pendukung untuk memperkuat struktur tanggul. Dengan demikian, air banjir dapat terhambat sebelum mencapai pemukiman atau daerah yang rentan. Pemanfaatan karung pasir sebagai tanggul alternatif memiliki beberapa keunggulan. Pertama, biaya relatif rendah dibandingkan dengan pembangunan tanggul permanen atau instalasi lainnya. Hal ini memungkinkan penerapan solusi ini di berbagai skala, baik oleh pemerintah maupun masyarakat lokal. Selain itu, karung pasir juga fleksibel dan mudah disesuaikan dengan kondisi lingkungan, sehingga dapat diterapkan secara cepat dan tepat saat terjadi ancaman banjir.
Dulu dianggap Tumbuhan Liar, Kini Umbi Porang menjadi Primadona Petani

Porang atau biasa disebut iles-iles termasuk jenis umbi-umbian yang kini sedang ramai diperbincangkan. Awal mulanya, porang dianggap sebagai tumbuhan liar bahkan masyarakat sempat menganggap porang sebagai makanan ular. Padahal umbi porang diluar negeri laku keras, karena umbi porang memiliki banyak manfaat sehingga menjadi umbi yang memiliki nilai eksporitas begitu tinggi. Bahkan seorang petani ‘Paidi’ asal Madiun, Jawa Timur kini sukses menjadi miliarder berkat bertani umbi porang. Lalu seperti apa umbi porang yang kini menjadi primadona di kalangan para petani? Umbi porang memiliki bentuk seperti pada umumnya umbi-umbian, umbi porang berserat halus dan berwarna kuning kecoklatan. Tumbuhan porang bisa tumbuh sekitar 1,5 meter, tergantung umur dan suburnya tanah. Dalam satu pohon porang biasanya bisa menghasilkan 6-7 kg porang. Umbi porang terdiri dari dua macam, yaitu umbi batang yang berada di dalam tanah dan umbi katak/bulbil yang terdapat pada setiap pangkal cabang atau tangkai daun. Untuk menanam porang kita bisa membudidayakannya dengan tiga cara. Pertama, dengan katak/bulbil yang muncul pada tangkai porang, nah katak/bulbil ini bisa di tanam kembali pada tanah. Kedua, dengan buah atau biji porang yang berasal dari bunga porang yang biasa muncul saat pohon porang berusia 4 tahun. Ketiga, dari umbi porang yang dikumpulkan, disimpan, dan dijadikan bibit. Namun, perlu diingat menanam umbi porang tidak semudah itu juga. Banyak yang harus di perhatikan dari segi bibit, tanah, serta perawatannya yang telaten. Yang menjadikan umbi porang menjadi primadona petani saat ini, karena umbi porang banyak dicari diluar negeri, seperti Jepang, Taiwan, China, dan Korea. Biasanya umbi porang dijadikan bahan baku kosmetik, obat, ramen, dab bahan industri. Umbi porang diproses menjadi chip atau tepung porang, 1kg tepung porang dihargai 600.000 rupiah. Pemerintah pun mendukung penuh atas budidaya umbi porang ini. Diharapkan porang menjadi sumber ekonomi baru bagi para petani.
Buah Ini Menjadi Kandidat Pencegah Corona, Mudah di dapatkan di Sekitar Kita

Tim Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Institut Pertanian Bogor telah melakukan penelitian terhadap Jambu biji sebagai kandidat potensial penghambat atau pencegah penyebaran virus corona. Jambu biji mengandung senyawa hesperidia, rhamnetin, kaempferol, kuersetin dan myricetin yang terkandung dalam jambu biji dengan daging buah merah muda, kulit jeruk, dan daun kelor. Menurut Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia bahwa komponen pada Komponen pada jambu biji ini cukup lengkap sebagai bahan alam yang bisa mencegah virus yang menginfeksi manusia. Dari riset bioinformatika, kandungan dalam jambu biji mampu mencegah atau paling tidak mengurangi virus tersebut. Penelitian untuk menemukan antivirus corona masih dalam pembahasan, karena dibutuhkan pengujian langsung ke sampel virus Corona Covid-19. Peneliatan harus dilakukan dengan data yang akurat dan proses yang panjang dan mendalam. Jambu biji ada disekitar kita, proses penelitian juga bisa dilakukan secara berlanjut, selain jambu biji ada kulit jeruk, dan daun kelor. Masyarakat bisa mengkonsumsi Jambu biji sehari-hari untuk meningkatkan imunitas atau daya tahan tubuh. Serta tetap menerapkan hidup sehat dengan mencuci tangan dengan sabun, menggunakan masker bagi yang sakit, dan tetap minum air putih yang cukup. Source: www.ui.ac.id/news, harianhaluan news , picture credit: Suara Surabaya
Mengenal Karung dan Fungsinya
Karung sudah bukan hal yang asing lagi bagi masyarakat, karena karung berperan penting dalam kehidupan sehari-hari. Banyak yang tidak menyadari peranan karung dalam menjaga sandang pangan kita. Dengan ukurannya yang besar, karung berfungsi sebagai tempat penyimpanan multi-fungsi. Bahkan karung tidak hanya satu macam saja, tetapi memiliki ukuran dan jenis yang berbeda-beda. Karung memiliki ukuran yang bermacam-macam, dari mulai ukuran kecil, sedang, sampai yang besar (jumbo). Ukuran karung ditentukan sesuai kebutuhan, misalnya karung kapasitas 5kg, 10kg, 25kg, dan 50kg digunakan sebagai kantong beras. Karung kapasitas 100kg digunakan oleh industri benang. Karung kapasitas 150kg digunakan sebagai tempat sepatu. Karung kapasitas 200-500kg digunakan oleh industri textile. Karung Transparan, karung yang tembus pandang dan lebih tipis daripada karung lainnya. Karung transparan biasanya digunakan sebagai kemasan beras. Karung Plastik Putih (Doff) yang memiliki ketebalan yang lebih tebal daripada karung transparan. Karung Plastik Putih memiliki ukuran dan kegunaan lebih banyak daripada karung transparan, seperti buat beras, pupuk, pakan ternak, textile, garment, dan lain-lain. Karung laminasi, karung yang ditambahkan teknik laminasi atau sablon dengan design yang unik dan variatif. Biasanya karung laminasi diproduksi buat toko-toko yang sudah memiliki brand. Sebenarnya, ukuran dan jenis-jenis karung masih banyak lagi. Karung bisa menampung beban ringan maupun berat. Maka dari itu, karung yang kelihatannya hanya sebatas kemasan ternyata memiliki manfaat yang besar bagi kehidupan kita sehari-hari.
Beras Terlarang ini Menjadi Biji Gandum Yang Paling Sehat di Dunia

Beras hitam atau yang sering disebut sebagai ‘beras terlarang’ ini mungkin tidak sepopuler beras putih atau beras merah. Sejarah beras hitam berasal dari adat istiadat China kuno, yang mana yang boleh mengkonsumsi beras hitam harus dari kaisar dan keluarganya saja. Pada saat itu, rakyat dilarang untuk mengkonsumsi itu, sehingga muncullah julukan ‘beras terlarang’. Namun tidak perlu khawatir lagi, saat ini beras hitam sudah bebas di konsumsi oleh siapa saja. Bahkan Indonesia dan Filipina menjadi salah satu lokasi budidaya beras hitam terbesar di Asia Tenggara. Jika kita melihat dari sejarahnya, kenapa beras hitam saat itu hanya digunakan oleh kaisar saja, ternyata karena kandungan gizi dan nutrisinya yang dinobatkan sebagai biji gandum paling sehat sedunia. Beras hitam memiliki tekstur yang lebih padat daripada beras biasanya, dari rasanya memiliki rasa seperti gurih kacang, sehingga sangat cocok jika di jadikan bubur alami, makanan penutup, kue-kue, roti, dan mie. Dan tentu saja, beras merah memiliki manfaat yang sangat banyak dan luar biasa bagi kesehatan, diantaranya: Melindungi jantung tetap sehat Mencegah dan mengelola diabetes Meningkatkan ketajaman fungsi otak Baik untuk detoks hati dan tubuh Mengendalikan tingkat kolesterol Manfaat diatas hanya sebagian saja dari manfaat beras hitam, beras hitam yang kaya akan kandungan antioksidan, serat, mineral, zinc, fosfor, vitamin E, B1, B2, B3, dan B6, magnesium, dan tinggi akan protein. Bagi kamu yang sedang menjalani diet, beras hitam ini bisa menjadi solusi yang tepat, karena beras hitam memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat membuat perut kenyang lebih lama.